Showing posts with label Ibadah. Show all posts
Showing posts with label Ibadah. Show all posts

Saturday, July 23, 2011

Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan

“Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.

Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.

(Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.”)

Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”

(Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2007/08/224/khutbah-rasulullah-menyambut-ramadhan/

Monday, April 18, 2011

Route Map Menuju Taqwa

Pembaca yang dihormati, kali ini mari kita lihat apa yang boleh kita lakukan untuk meningkatkan lagi ketaqwaan kepada Allah.

Secara ringkasnya, ada beberapa jalan menuju ketaqwaan yang dipetik oleh penulis dari majalah solusi.

1) Menuntut ilmu

"Sesiapa yang dikehendaki kebaikan baginya akan diberikan kefahaman terhadap agama" [Riwayat Ahmad]

2) Beramal dengan ilmu

"Dan katakanlah (wahai Muhammad): Beramalah kamu (akan segala yang diperintahkan), maka Allah dan RasulNya serta orang-orang yang beriman akan melihat apa yang kamu kerjakan; dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui perkara-perkara yang ghaib dan yang nyata, kemudian Ia menerangkan kepada kamu apa yang kamu telah kerjakan” {at-Taubah:105}

3) Bermujahdah dan istiqamah 

"Dan orang-orang yang berusaha dengan bersungguh-sungguh kerana memenuhi kehendak ugama Kami, sesungguhnya Kami akan memimpin mereka ke jalan-jalan Kami (yang menjadikan mereka bergembira serta beroleh keredaan); dan sesungguhnya (pertolongan dan bantuan) Allah adalah berserta orang-orang yang berusaha membaiki amalannya."{al-Ankabut:69}

"Sebaik amalan adalah berterusan walaupun sedikit"[Riwayat Muslim] 

4) Berdoa dan bertawakkal

"Dan juga mereka (yang diredhai Allah itu ialah orang-orang) yang berdoa dengan berkata: “Wahai Tuhan kami, berilah kami beroleh dari isteri-isteri dan zuriat keturunan kami: perkara-perkara yang menyukakan hati melihatnya, dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang (mahu) bertaqwa."{AlFurqan: 74}


Doa yang di amalkan oleh Rasulullah:
"Ya Allah, kurniakan jiwaku taqwanya. Bersihkan jiwaku. Engkaulah sebaik-baik yang membersihkan jiwa. Engkaulah pelindungnya dan penguasanya"[Riwayat Muslim]

5) Bertaubat dan melakukan kebaikan

"Bertaqwalah kamu kepada Allah di manapun kamu berada dan susulilah keburukan itu dengan kebaikan, nescaya kebaikan akan menghapuskan keburukan itu. Dan bergaullah sesama manusia dengan akhlak yang baik" [Riwayat at-Tirmizi, Ahmad dan al-Darimi]

6) Tidak berlebi-lebihan dengan yang halal

"Seorang hamba tidak dapat mencapai darjat taqwa(muttaqin) sehingga meninggalkan apa yang tidak berdosa semata-mata kerana khuatir terjerumus dalam dosa."[Riwayat at-Tirmizi dan Ibnu majah]

Sumber: Ringkasan dari solusi ISU #27:m/s 22

Saturday, April 16, 2011

Petua Untuk Mudah Qiamullail

Antara ikhtiar yang boleh kita sama-sama amalkan untuk istiqamah berqiamullail:

1- Ikhlas kepada ALLAH dalam setiap tindakan yang dilakukan bagi meraih keredhaanNYA, iaitu melakukan solat malam dengan merahsiakannya dari pengetahuan orang ramai. Ini bertujuan supaya tidak ada rasa riak dalam diri.

2- Hendaklah melakukan solat malam dengan perasaan dalaman bahawa ALLAH swt menjemputnya untuk bangun di tengah malam.

3- Mengetahui sedalam-dalamnya ilmu mengenai kelebihan bangun malam berdasarkan pengajian & perbincangan.

4- Memerhati kesungguhan individu-individu terdahulu daripada kita yang istiqamah & iltizam melakukan qiamullail khususnya para soliheen di kalangan sahabat & ulama'.

5- Tidur di atas lambung sebelah kanan akan memudahkan seseorang itu bangun di tengah malam seperti yang ditunjukkan oleh baginda Rasulullah saw.

6- Tidur dalam keadaan berwudhu' seperti yang ditegaskan oleh Rasulullah saw: "Apabila kamu hendak masuk tidur, berwudhu'lah seperti untuk menunaikan solat."-Hadith riwayat Imam Bukhari & Muslim daripada al-Barra b. Azib.

7- Bersegeralah masuk tidur (tidur di awal waktu) terutama selepas solat Isya' seperti amalan yang dilakukan oleh Rasulullah saw.

8- Berzikir dengan wirid-wirid yang ma'thur seperti Ma'thurat sebelum tidur, atau ayat-ayat pilihan dari al-Quran, dan baca doa tidur. Kerana ia menjadi benteng diri dari kejahatan syaitan dan membantu untuk mudah bangun.

9- Seboleh-bolehnya tidur sebentar di siang hari (Qailullah) iaitu sebelum masuk waktu Zuhur atau selepasnya, sekadar dalam setengah jam.

10- Elakkan dari banyak makan dan minum, kerana ia boleh membantutkan hasrat untuk bangun di tengah malam.

11- Bertekad sedaya upaya untuk bangun malam dalam apa jua keadaan.

12- Menjauhi dosa dan maksiat, kerana ia dikenal pasti sebagai penghalang pertama & utama dari mudah untuk bangun di tengah malam.

13- Membuat perhitungan diri (muhasabah) jika tidak mampu untuk bangun di tengah malam.

Sumber:
http://nasihatmotivasi.com
http://www.nasihatmotivasi.com/search/label/qiamullail